Januari 26, 2021

Anak dan musik: efek Mozart, info, atau intox?

Apakah ada hubungan antara mendengarkan secara pasif musik klasik dan kecerdasan? Masalah ini menjadi bahan perdebatan dan studi ilmiah pada 1990-an. Pada 1993, seorang profesor psikologi di University of Oshkosh, Wisconsin, AS, Frances Rauscher, percaya bahwa mendengarkan menit Mozart sehari meningkatkan kinerja intelektual. Dalam sebuah artikel yang diterbitkan dalam jurnal Nature, dia menunjukkan peningkatan sementara dalam IQ.

Setelah mendengarkan sonata Mozart, siswa mengalami peningkatan dalam kapasitas mereka selama sekitar lima belas menit.
Tetapi pada tahun 1996, efek Mozart dipertanyakan secara serius. Peneliti Susan Hallam dari University of London menguji 8.000 anak-anak. Beberapa mendengarkan musik komposer, yang lain dari musik pop dan grup ketiga sebuah cerita.

Balita diminta untuk mengambil tes IQ sebelum dan sesudah percobaan. Ilmuwan itu kemudian mencatat tidak ada perbedaan antara ketiga kelompok anak-anak. Dalam sebuah wawancara dengan BBC, Susan Hallam menjelaskan bahwa musik klasik tidak diperlukan untuk meningkatkan daya ingat dan perilaku. Tergantung bagaimana musik dirasakan oleh pendengar.

Jika para peneliti sepakat bahwa efek Mozart memiliki efek menguntungkan pada kesejahteraan, tidak ada bukti bahwa ia memiliki efek pada kecerdasan. Di sisi lain, banyak penelitian mengkonfirmasi bahwa praktik a musik memungkinkan anak-anak untuk membuat lebih banyak kemajuan dan mengembangkan IQ mereka.



Mozart untuk Bayi perkembangan otak Musik -Classical untuk Bayi (Januari 2021)